Singkong Dan Khasiatnya Untuk Penyakit Kanker

Singkong Dan Khasiatnya Untuk Penyakit Kanker – Singkong merupakan salah satu tanaman yang masuk dalam kategori umbi-umbian. Singkong sejak jaman dahulu sering dijadikan sebagai makanan pokok selain Nasi dan Sagu.

Singkong Dan Khasiatnya Untuk Penyakit Kanker
Singkong Dan Khasiatnya Untuk Penyakit Kanker Secara Alami.

Namun sekarang, hanya sebagian kecil saja yang dikonsumsi untuk pangan dan kini Singkong banyak digunakan untuk pembuatan Tepung Tapioka, Bahan Bio Etanol, maupun Pakan Ternak.

Walaupun Singkong kini jarang dikonsumsi sebagai makanan pokok, namun kandungan dan khasiatnya tidak akan pernah hilang. Salah satu manfaat yang dimiliki oleh Singkong adalah untuk pengobatan penyakit kanker. Apa Benar Singkong Bisa Menyembuhkan Penyakit Kanker.??

Singkong Dan Khasiatnya Untuk Penyakit Kanker

Seperti diberitakan oleh media-media online di Indonesia maupun Luar Negeri, kabar Singkong untuk menyembuhkan penyakit kanker begitu cepat tersebar. Hal tersebut dipicu oleh seorang dokter asal Srilanka yang bernama Cynthia Jayasuriya, dimana dia mengklaim telah berhasil sembuh dari penyakit kanker kandung kemih stadium 2 setelah mengonsumsi Singkong.

Dalam sebuah pesan dokter Cynthia Jayasuriya menuliskan pengalamannya mengenai khasiat Singkong yang telah membantu dirinya dalam penyembuhan penyakit kanker kandung kemih stadium 2.

Berikut ini isi pesan yang ditulis dokter Cynthia Jayasuriya.

Ini pengalaman saya sendiri, sembuh dari kanker dengan singkong. Semoga pengalaman ini bermanfaat untuk banyak orang. Saya mengidap kanker kandung kemih stadium 2, setelah tujuh tahun mengidap kanker di urethra.

Ginjal, urethra, dan sebagian dari kandung kemih sudah diangkat. Setelah itu Saya menjalani radiasi di bagian perut. Saya merasa sehat selama tujuh tahun. Saya menjalani pemeriksaan rutin setiap tahun. Pada tahun ke tujuh itu, ada darah dalam urine saya yang ternyata disebabkan oleh berkembangnya lagi sel kanker di kandung kemih. Kanker baru itupun diangkat lagi. Tapi bagaimana kalau kanker itu berkembang lagi.??

Dari internet saya menemukan informasi tentang penggunaan biji aprikot untuk pengobatan kanker di Australia dan Amerika tanpa kemoterapi. Seorang dokter dari Inggris yang bertugas di sebuah tempat terpencil di Afghanishtan menemukan kandungan vitamin B17 dalam biji aprikot.

Di Afghanishtan, kekayaan seseorang diukur dari jumlah pohon aprikot yang dimilikinya. Mereka tidak hanya makan buah aprikot, tetapi juga bijinya. Biji aprikot memiliki bentuk almond dan rasanya pahit. Orang-orang dari wilayah ini tidak ada yang menderita kanker. Setelah diteliti, biji aprikot mengandung vitamin B17.

Pada saat sedang dirawat karena kanker, saya ingin tahu jenis makanan rutin kami yang mengandung vitamin B17. Ternyata vitamin B17 ada dalam singkong. Jadi saya makan singkong 10 gram tiga kali sehari.

Setelah dikonsumsi selama 1 bulan, Saya melakukan pemeriksaan kandung kemih yang dilakukan oleh doker yang menangani kanker Saya. Beliau terkejut karena kandung kemih Saya benar-benar bersih dan normal.

Selama makan singkong, Saya merasa sangat fit dan orang lainpun melihat Saya sangat sehat. Setelah itu setiap tiga bulan Saya periksa dan hasilnya tetap bersih. Sejak itu Saya hanya makan singkong dan tidak menjalani pengobatan lainnya.

Baca juga : Manfaat Daun Sirsak Untuk Kanker

Singkong Dan Khasiatnya Untuk Penyakit Kanker

Lalu, Apa Benar Mengonsumsi Singkong Bisa Mengobati Kanker.??

Menurut Profesor Zullies Ikawati dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada belum ada Scientific Research atau riset ilmiah yang mengklaim dan membuktikan kalau singkong bisa mengobati penyakit kanker.

Prof. Zullies mengungkapkan sebenarnya sejak tahun 1970an Singkong sudah dipromosikan sebagai tanaman anti-kanker, namun sayang tidak didukung oleh bukti yang kuat. Beberapa penelitian mencoba untuk menguak manfaat Vitamin B17 yang juga disebut dengan Amygdalin maupun Laetrile dalam Singkong tapi tidak membuktikan manfaat untuk penyembuhan penyakit kanker.

“Pernah ada animali studi pada percobaan pertama menyatkan Amygdalin bisa memperlambat sel-sel kanker, namun ketika diulang lagi hasilnya tidak sama. Ini tidak terbukti bisa mengobati penyakit kanker,” terang Prof Zullies

Berdasarkan data National Cancer Institute hanya ada dua publikasi mengenai penelitian tentang keterkaitan Singkong dengan penyakit kanker. Penelitian pertama di tahun 1970an yang melibatkan enam pasien penderita kanker yang dimana hasilnya tidak bisa mengobati penyakit kanker, bahkan salah satu pasien mengalami keracunan karena kandungan sianida dalam singkong. Lalu, penelitian  kedua di tahun 1982 melibatkan 175 pasien, ternyata hanya satu yang memberikan respon bahwa kandungan Amygdalin bisa mengecilkan kanker.

Baca juga : Obat Herbal Ace Maxs Antikanker

Namun walaupun Singkong belum terbukti keampuhannya dalam mengobati penyakit kanker, tidak salahnya kita untuk mencoba tanaman yang termasuk dalam kategori umbi-umbian ini.

Jika Anda ingin mencoba pengobatan penyakit kanker dengan menggunakan Singkong, berikut ini cara-caranya :

  1. Pilih Singkong yang masih segar dan tidak ada noda birunya.
  2. Rebus Singkong dan jangan tutup panci saat sedang merebus. Ini akan membantu menguapkan kelebihan asam hidrosianik.
  3. Jangan mengonsumsi makanan yang mengandung jahe/ginger, seperti : biskuit jahe, ginger beer, ginger ale, ataupun makanan yang mengandung jahe lainnya sedikitnya 8 jam setelah mengonsumsi Singkong.

Nah itulah artikel kesehatan mengenai Singkong dan khasiatnya untuk penyakit kanker yang perlu Anda ketahui. Jika punya kritik dan saran kami menyediakan kolom komentar dibawah ini. Terimakasih, Semoga Bermanfaat Ya ^_^

Baca juga : Pengobatan Penyakit Kanker Kolorektal

I Ahlinya Terapi Kanker

Singkong Dan Khasiatnya Untuk Penyakit Kanker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *